Rabu, 23 April 2014

Ilmu komunikasih



DAFTAR ISI


DAFTAR ISI …………………………………………………………….…………………  1

BAB I ………………………………………………………………………….....................  2
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang ……………………………………………………………………...  2

BAB II ……………………………………………………………………………………....  3
PEMBAHASAN
1. Pengertian.....................................................................................................................  3
1.1. Ilmu
1.2. komunikasih
1.3. Menurut Para Ahli
2. Ilmu komunikasih……………………………………………....................................  3
2.1. Apa Ilmu Komunikasi Memang Suatu ILmu ?
2.2. Defenisi Ilmu Komunikasi
            2.2.1. Menurut Para Tokoh
2.3 Persepsi Inti Komunikasi
2.4. Komunikasi Massa


BAB III ……………………………………………………………………….……………. 11
KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................................     12














BAB I
PENDAHULUAN

1.1            Latarbelakang

            Perlu diketahui bahwa topik tentang Komunikasi adalah salah satu perbincangan yang sering diperdebatkan definisinya oleh tidak hanya kaum awam melainkan juga oleh para Ilmuwan. Dan sebagai Mahasiswa sepatutnya kita juga menganalisis berbagai defenisiyang telah ditemukan oleh berbagai para Ilmuwan, dan sekaligus untuk Mengembangkan Ilmu Pengetahuan kita bersama  tepatnya dibidang Ilmu Komunikasih .























BAB II
PEMBAHASAN

1.   Pengertian


1.1            Ilmu
Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti.Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Adapun pengertian ilmu dalam dunia ilmiah adalah :
1. Ilmu harus merupakan suatu pengetahuan yang didasarkan pada logika
2. Ilmu harus terorganisasikan secara sistematik
3.Ilmu harus berlaku umum.
Ilmu bukan sekedarpengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu.Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya.Di dunia ini banyak sekali macam-macam ilmu, diantaranya ilmu kedokteran, ilmu sosial, ilmu politik, ilmu komunikasi, dan ilmu lainnya.

1.2            Komunikasih
Secara harafiah, komunikasi berasal dari Bahasa Latin: COMMUNIS yang berarti keadaan yang biasa, membagi. Dengan kata lain, komunikasi adalah sutu proses di dalam upaya membangun saling pengertian. Dalam suatu organisasi biasanya selalu menekankan bagaimana pentingnya sebuah komunikasi antar anggota organisasi untuk menekan segala kemungkinan kesalahpahaman yang bisa saja terjadi.
Komunikasi adalah "suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain"



1.3            Menurut Para Ahli
            Berikut ini adalah definisi serta penjelasan mengenai komunikasi menurut beberapa ahli:

# PALO ALTO
Ketika dua orang sedang bersama, mereka berkomunikasi secara terus menerus karena mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat percaya bahwa seseorang tidak dapat tidak berkomunikasi

# HIMSTREET & BATY
Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku atau tindakan

# BOVEE
Komunikasi adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan pesan

# LASWELL
Komunikasi adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakn apa dengan cara apa, kepada siapa dengan efek apa

# CARL I. HOVLAND
Komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun non verbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain

# THEODORSON & THEDORSON
Komunikasi adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol

# EDWIN  EMERY
Komunikasi adalah seni menyampaikan informasi, ide dan sikap seseorang kepada orang lain

# DELTON E, Mc FARLAND
Komunikasi adalah suatu proses interaksi yang mempunyai arti antara sesama manusia

# WILLIAM ALBIG
Komunikasi adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk perilaku manusia dan adat kebiasaan

# CHARLES H. COOLEY
Komuniksi berarti suatu mekanisme hubungan antar manusia dilakukan dengan mengartikan simbol secara lisan dan membacanya melalui ruang dan menyimpan dalam waktu

# A. WINNET
Komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihanmaksud tersebut

# KARFRIED KNAPP
Komunikasi merupakan interaksi antar pribadi yang menggunakan sistem simbol linguistik, seperti sistem simbol verbal (kata-kata) dan non verbal. Sistem ini dapat disosialisasikan secara langsung / tatap muka atau melalui media lain (tulisan, oral, dan visual)



1.3.1    Menurut Para Ahli Lainnya

Menurut lexicographer (ahli kamus bahasa), komunikasi adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. Jika dua orang berkomunikasi maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan yang diinginkan oleh keduanya. Webster’s New Collegiate Dictionary edisi tahun 1977 antara lain menjelaskan bahwa komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi diantara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda atau tingkah laku.

            Ilmu komunikasi sebagai ilmu pengetahuan sosial yang bersifat multidisipliner, tidak bisa menghindari perspektif dari beberapa ahli yang tertarik pada kajian komunikasi, sehingga definisi dan pengertian komunikasi menjadi semakin banyak dan beragam. Masing-masing mempunyai penekanan arti, cakupan, konteks yang berbeda satu sama lain, tetapi pada dasarnya saling melengkapi dan menyempurnakan makna komunikasi sejalan dengan perkembangan ilmu komunikasi.

Hovland, Janis & Kelley:1953
Komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian dan lain-lain. Melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka dan lain-lain.Maksud dari pengertian ini bahwa penyampaian tidak hanyalah secara bahasa atau ucapan tetapi juga menggunakan symbol symbol.Contohnya : rambu lalu lintas dll.

Berelson dan Stainer, 1964
Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel?To whom?With what effect?)

Lasswell, 1960
Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih.

Menurut Barnlund, 1964
Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.







          2.       Ilmu Komunikasi
Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'. Communicocommunicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya (communication depends on our ability to understand one another).
Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman.Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran.Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif|transaktif, komunikasi bertujuan|bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan|tak bertujuan.
Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk “barang antik”, topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang revolusioner”, hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio.
Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan industrialisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia.Komunikasi dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya, namun subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri .

2.1     Apakah Ilmu Komunikasi memang suatu Ilmu?
Kemudian, apakah komunikasi yang dikaji di universitas betul sebuah ilmu?Atau dia hanya suatu kajian pengetahuan saja?Untuk membuktikannya, anda tinggal mensubstitusikan definisi komunikasi yang sudah anda pelajari.
Komunikasi adalah proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain. Jadi, ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain.
Komunikasi adalah pengetahuan, bukan sekedar keterampilan, dia diketahui bahkan dipahami sebagai proses penyampai lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain.
Ilmu Komunikasi jelas objektif, dia melakukan proses, prosedur, dan penyimpulan. Pengujian berdasarkan benar-salah, bukan berdasarkan seharusnya. Berdasarkan data-data,  bukan berdasarkan tahayul dan keinginan. Dia akan selalu konsentrasi ke objek kajiannya yakni proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain; bukan kepada orang yang menyuruh menelitinya. Sehingga, hasilnya bisa digunakan oleh siapa saja.
Karena objektif, tidak berdasarkan kepentingan subjek tertentu, maka ilmu komunikasi juga bersipat universal. Dia berlaku di mana saja (Inggris, Indonesia, Baduy, atau lainnya), kapan saja (sekarang, besok, atau lusa), dan bisa diuji oleh seiapa saja (Ilmu komunikasi bukan milik sarjana komunikasi saja. Orang disiplin ilmu lain silakan mengujinya dengan metode yang baku dan benar. Dia berbeda dengan pengalaman yang sipatnya personal dan tidak bisa diuji oleh siapa saja dan berlaku di mana saja. Dia berlainan dengan ideologi yang digenggam erat penganutnya!
Ilmu Komunikasi juga mempunyai metode tertentu dalam mengkaji proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari pihak satu kepada pihak lain. Metode ini umumnya sama untuk semu ilmu. Hanya titik tekan yang berbeda.Misal Antropologi menekankan kepada metode kualitatif.Sedangkan Fisika menekankan ke metode kuantitatif.Ilmu Komunikasi menggunakan keduanya.Jadi di Ilmu Komunikasi bersipat metodis.
Ilmu Komunikasi jelas merupakan pengetahuan yang berdasarkan logika oleh karena itu dia logis. Tidak ada yang dipelajari dalam proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain yang tidak logis. Bahkan dari makna “proses” saja sudah menggambarkan urutan peristiwa yang logis.
Karena komunikasi juga dikaji berdasarkan metode tertentu di dunia empiris, maka diapun dapat diuji secara empiris.Dia bukan logika semata –apalagi khayalan–melainkan diverifikasi di dunia empiris.Dia memenuhi syarat ilmu empirisme.
Berdasarkan pengujian menggunakan ciri-ciri ilmu tersebut, Ilmu komunikasi teruji sebagai sebuah ilmu .
Ilmu komunikasi juga diterapkan dalam kampus atau sistem perkuliahan yang dibentuk dan diberi nama yaitu Fakultas ilmu komunikasi .
Pada Fakultas ilmu Komunikasi terbagi menjadi 4 jurusan,yaitu :
  1.  Hubungan masyarakat (Public Relations)
  2.  Jurnalistik Penyiaran (Broadcast Journalism)
   3.  Periklanan (Advertising)
   4.  Komunikasi Visual (Visual Communication)
          2.2     Defenisi  Ilmu Komunikasi
Berbicara tentang definisi, ada banyak sekali definisi.Bahkan menurut catatan Frank Dance dan Carl Larson, ada 126 definisi komunikasi yang berlainan di tahun 1976. Apalagi sekarang ? Namun dari semua itu tidak ada yang salah ataupun benar mutlak Seperti juga model atau teori, definisi harus dilihat dari kemanfaatannya untuk menjelaskan fenomena yang didefinisikan.

Definisi tersebut antara lain: komunikasi berasal dari bahasa Inggris communication dan berhubungan dengan bahasa latincommunis, communico, communicare yang kesemuanya itu memiliki pengertian “membuat sama (to make common)”. Komunikasi menyatakan bahwa suatu pikiran, makna, atau pesan dianut secara sama. Akan tetapi definisi-definisi kontemporer menyarankan bahwa komunikasi merujuk pada caraberbagi hal-hal tersebut

Sedangkan menurut ensiklopedia wikipedia.org, Komunikasimemiliki pengertian sebagai “proses sistematik bertukar informasi di antara pihak-pihak, biasanya lewat system simbol”. Dan menurut Carl I. Hovland Komunikasi adalah “proses mengubah perilaku orang (Communication is the process to modify the behavior of other individuals )”

Selanjutnya komunikasi juga berkaitan dengan komunitas (Community) atau perkumpulan Yang juga menekankan pada kebersamaan dan kesamaan.Dimana dalam sebuah komunitas tertentu tentu terbangun karena adanya kesamaan.Entah kesamaan pendapat, agama, bangsa, ataupun tujuan.Dan mereka dapat terus-menerus berjalan bersama karena adanya komunikasi di antara mereka.Jadi menurut saya, secara singkat Komunikasi dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk berbagi informasi di antara mereka.

Dari paparan di atas tentu sekarang kita memiliki pandangan bagaimana komunikasi itu Komunikasi merupakan suatu unsur keilmuan yang dapat dipelajari dan termasuk dalam rumpun ilmu sosial terapan.Ruang lingkupnya pun cukup luas karena komunikasi tidak hanya berkutat pada komunikasi lisan (verbal) melainkan masih ada komunikasi non verbal yang mencakup jurnalisme. Dan kesemua itu dapat kita pelajari lewat Ilmu Komunikasi

Bisa diartikan bahwa Ilmu Komunikasi adalah ilmu yang mempelajari berbagai aspek-aspek Komunikasi dan prakteknya. Sedangkan menurut Carl I. Hovland Ilmu Komunikasi adalah Upaya yang sistematis untuk merumuskan secara tegar asas-asas penyampaian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap

Dalam prakteknya hampir tiap hari kita memerlukan Komunikasi Mulai dari berbicara kepada orang lain, mengirim SMS, mendengarkan dosen menjelaskan materi kuliah, hingga memberi makan hewan piarann merupakan beberapa contoh praktek komunikasi sehari-hari.

Salah satu bentuk praktek komunikasi yang sangat populer adalah pidato (public speaking).Dimana seorang pembicara/orator menyampaikan pesan-pesan yang diamanatkan kepadanya lewat lisan.Dengan diutamakan pembicaraan yang disampaikan orator tersebut harus dimengerti oleh pendengar (audience).

Bagaimana caranya ?Tentunya dengan bahasa yang dimengerti oleh pendengar, yaitu bahasa setempat. Biasanya praktek public speaking dilakukan di depan khalayak ramai. Dimana seorang orator harus menyampaikan gagasannya dan mengemas sedemikinan rupa agar para pendengar mengerti dan melakukan apa yang diinginkannya (adanya perubahan sikap dan pendapat).

Demikianlah paparan singkat dari saya mengenai apa dan bagaimana komunikasi itu. Dan dengan mengerti definisi komunikasi kita sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasiakan lebih mudah mempelajari materi-materi kuliah yang lebih lanjut. Ibaratnya pondasi awal harus kuat lebih dahulu sebelum membangun dinding, jendela, dan atap. 



          2.2.1  Menurut Para Tokoh
Menurut Cangara, Hafield (2008:18) menjelaskan bahwa istilah komunikasi berpangkal pada perkataan latinCommunis yang artinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Komunikasi juga berasal dari akar kata dalam bahasa latinCommunico yang artinya membagi (Cherry dalam Stuart, 1983).
Sebuah definisi singkat dibuat oleh Harold D. Lasswell bahwa cara yang tepat untuk menerangkan suatu tindakan komunikasi ialah menjawab pertanyaan “Siapa yang menyampaikan, apa yang disampaikan, melalui saluran apa, kepada siapa dan apa pengaruhnya”.
Lain halnya dengan Steven, justru ia mengajukan sebuah definisi yang lebih luas, bahwa komunikasi terjadi kapan saja suatu organism memberi reaksi terhadap suatu objek atau stimuli. Apakah itu berasal dari seseorang atau lingkungan sekitarnya.Misalnya seorang berlindung pada suatu tempat karena diserang badai, atau kedipan mata sebagai reaksi terhadap sinar lampu, juga adalah peristiwa komunikasi.
Rogers mencoba menspesifikasikan hakikat suatu hubungan dengan adanya suatu pertukaran informasi (pesan), dimana ia menginginkan adanya perubahan sikap dan tingkah laku serta kebersamaan dalam menciptakan saling pengertian dari orang-orang yang ikut dalam suatu proses komunikasi.
Definisi-definisi yang dikemukakan di atas tentunya belum mewakili semua definisi komunikasi yang telah dibuat oleh banyak pakar, namun sedikit banyaknya kita telah memperoleh gambaran seperti apa yang diungkapkan oleh Shannon dan Weaver (1949) bahwa komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh memengaruhi satu sama lainnya, sengaja atau tidak sengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi, lukisan, seni, dan teknologi.
Oleh karena itu, jika kita berada dalam suatu situasi berkomunikasi, kita memiliki beberapa kesamaan dengan orang lain, seperti kesamaan bahasa atau kesamaan arti dari symbol-simbol yang digunakan dalam berkomunikasi.
Menurut Senjaya (2007:1.10) (Berger dan Chaffé) menjelaskan ilmu komunikasi adalah ilmu pengetahuan tentang produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan nama melalui pengembangan teori yang dapat di uji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang”. Penjelasan dalam teori didasarkan atas 3 macam prinsip keperluan keperluan kasual, keperluan praktis, dan keperluan logis.Berdasarkan fokusnya, penjelasan dalam teori terdiri atas 2 kategori yaitu kategori person centered dan situation centered.
Menurut berger dan Chaffe dalam bukunya Handbook of Communication Science, ilmu komunikasi adalah suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang.
Dari definisi ilmu komunikasi tersebut, terdapat 3 pokok pikiran :
  1. Objek pengamatan yang jadi focus perhatian dalam ilmu komunikasi adalah produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang dalam konteks kehidupan manusia.
  2. Ilmu komunikasi bersifat ilmiah-empiris (scientific) dalam arti pokok-pokok pikiran dalam ilmu komunikasi (dalam bentuk teori-teori) harus berlaku umum.
  3. Ilmu komunikas bertujuan menjelaskan fenomena social yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang
Berasarkan dari definisi tersebut dan uraian tentang ciri-ciri ilmu, dapat dikatakan bahwa ilmu komunikasi pada dasarnya adalah pengetahuan tentang peristiwa komunikasi yang diperolehnya melalui suatu penelitian tentang sistem, proses dan pengaruhnya yang dilakukan secara rasional dan sistematik serta kebenarannya dapat diuji dan digeneralisasikan.
Pengertian ilmu komunikasi yang telah dijelaskan oleh Berger dan Chaffee tersebut memberikan 3 pokok pikiran, yaitu :
  1. Objek pengamatan yang jadi focus perhatian dalam ilmu komunikasi adalah produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambing dalam konteks kehidupan manusia.
  2. Ilmu komunikasi bersifat “ilmiah-empiris (scientific)” dalam arti pokok-pokok pikiran dalam ilmu komunikasi harus berlaku umum.
  3. Bertujuan menjalaskan fenomena social yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang.
Berdasarkan penjelasan tersebut dapatlah dikatakan bahwa ilmu komunikasi pada dasarnya adalah pengetahuan tentang peristiwa konunikasi yang diperoleh melalui suatu penelitian tentang sistem, proses, dan pengaruhya yang dilakukan secara rasional dan sistematik, serta kebenarannya dapat diuji dan digeneralisasikan.
Contoh Komunikasi :
Ada dua macam jenis komunikasi, yaitu komunikasi verbal dan nonverbal.
Komunikasi verbal adalah komunikasi berupa kata-kata atau bahasa.Seiring perkembangannya, komunikasi verbal menjadi komunikasi yang sering dilakukan manusia.Namun demikian, tidak semua hal dapat dikomunikasikan dengan hanya menggunakan bahasa verbal.Di sinilah diperlukan komunikasi nonverbal yang merupakan komunikasi berupa lambang atau symbol.
Berikut ini beberapa contoh komunikasi verbal.
  • Melakukan percakapan secara langsung bertatap muka.
  • Mendengarkan berita atau cerita, baik secara langsung ataupun melalui media.
  • Melakukan panggilan lewat telepon.
  • Interaksi guru atau dosen dengan murid atau mahasiswa saat mengajar.
  • Aktivitas jual beli, antara penjual dan pembeli.
Adapun contoh komunikasi nonverbal adalah di bawah ini.
  • Bahasa tubuh, seperti bersalaman, sentuhan, anggukan kepala, dll.
  • Ekspresi wajah, seperti senyum, tertawa, mengkerut, dll.
  • Simbol-simbol atau lambang-lambang, seperti pakaian seragam yang menunjukkan identitas si pemakai.

2.3     Persepsi Inti Komunikasi
Komunikasi merupakan ilmu pengetahuan sosial yang tidak bisa lepas dari apa yang disebut persepsi, yang merupakan inti dari komunikasi. Hal tersebut menggambarkan definisi ilmu komunikasi.
Menurut Kenneth A Sereno dan Edward M Bonaken dalam buku IImu Komunikasi, persepsi adalah sarana yang memungkinkan kita memperoleh kesadaran akan sekeliling dan lingkungan kita. Persepsi juga mempunyai arti proses internal yang memungkinkan kita memilih,
mengorganisasikan, dan menafsirkan rangsangan dari lingkungan kita, di mana proses tersebut mempengaruhi perilaku kita. Persepsi disebut inti dari komunikasi karena jika persepsi kita tidak akurat, tidak mungkin dapat berkomunikasi dengan efektif. Persepsilah yang menentukan kita memilih suatu pesan dan mengabaikan
pesan yang lain.
Ada dua macam persepsi manusia, yaitu persepsi internal dan eksternal.Atau lebih sederhananya yaitu persepsi terhadap objek atau lingkungan fisik dan persepsi terhadap manusia.Persepsi terhadap manusia lebih sulit dan kompleks, mengingat manusia memiliki sifat dinamis.
            Persepsi meliputi penglihatan melalui pengindraan, yaitu indra peraba, indra penglihat, indra pencium, indra pengecap, dan indra pendengar. Praktiknya setiap orang memiliki persepsi yang berbeda, karenanya atensi (perhatian) setiap orang berbeda terhadap sesuatu yang harus diresponnya berbeda-beda.
Tips Berkomunikasi dengan Baik dan Efektif
  1. Pastikan dengan baik apa yang akan Anda komunikasikan.
  2. Kontrol gerakan tubuh Anda.
  3. Perhatikan siapa yang akan Anda ajak untuk berkomunikasi.
  4. Pilih bahasa atau simbol yang baik untuk pesan yang akan Anda sampaikan.
  5. Pilihlah bahasa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara atau audiens Anda.
  6. Jika menggunakan simbol, pilih simbol yang jelas dan tepat untuk pesan yang ingin Anda sampaikan

2.4     Komunikasi Massa
Dalam perkembangannya, komunikasi yang  semula hanya merupakan gejala saja, telah menjadi ilmu yang dinamakan ilmu komunikasi atau komunikasi, suatu ilmu yang sifatnya interdisipliner. Komunikasi massa atau komunikasi melalui media massasifatnya ”satu arah”. Begitu pesan disebarkan oleh komunikator, tidak diketahuinya apakah pesan itu diterima, dimengerti, atau dilakukan oleh komunikan.
Menurut Nurudin (2001:186) Komunikasi massa ialah komunikasi melalui media massa modern. Dan media massa adalah surat kabar, film, radio, dan televisi. Komunikasi meliputi berbagai  dimensi salah satu diantaranya adalah Komunikasi Massa. Asas-asas komunikasi massa adalah asas-asas komunikasi itu sendiri, dan perkembangan komunikasi massa adalah perkembangan dari komunikasi itu sendiri.
Media adalah alat untuk memperkuat, memperkeras, dan memperluas fungsi dan perasaan manusia.Masing-masing penemuan media baru betul-betul dipertimbangkan untuk memperluas beberapa kemampuan dan kecakapan manusia. McLuhan membaginya kedalam empat periode :
Pertama Era kesukuan.Era ini diikuti dengan Era tulisan, kemudian Era mesin cetak, dan terakhir adalah Era media elektronik.Bagi masyarakat primitive di Era kesukuan, pendengaran adalah hal yang paling penting.Peran otak menjadi sangat penting sebagai wilayah yang mengontrol pendengaran.Dengan pengenalan huruf lambat laun masyarakat berubah ke Era tulisan.Era ini mendudukan kekuatan penglihatan sepenting pendengaran. McLuhan menyebutkan bahwa perubahan dengan penggunakan tulisan sebagai alat komunikasi menjadi pendorong munculnya ilmu matematika, filsafat, dan ilmu pengetahuan yang lain.
Era baru tulisan itu berakhir setelah ditemukannya media cetak. Era mesin cetak telah mengantarkan manusia pada fenomena komunikasi yang tidak kecil perannya dalam mengubah masyarakat, yakni ditemukannya media cetak (surat kabar). Penemuan mesin cetak oleh Gutenberg menjadi titik awal munculnya “Era cetak” dan berbagai aktifitas manusia tersebar lebih luas.McLuhan percaya bahwa penemuan telegraf pada tahap selanjutnya, mengantarkan orang-orang memasuki era elektronik.




BAB III
KESIMPULAN

Istilah komunikasi dari bahasa Inggris communication, dari bahasa latin communicatus yang mempunyai arti berbagi atau menjadi milik bersama, komunikasi diartikan sebagai proses sharing diantara pihak-pihak yang melakukan aktifitas komunikasi tersebut. Dan begitu juga dengan  Kegiatan-kegiatan yang terjadi diKampus sangatlah memerluka Komunikasi yang Baik, baik itu dari Pemberi Pesan atau-pun Penerima Pesan .
























DAFTAR PUSTAKA


Google search_-pengertian ilmu komunikasi
                         -Defenisi Ilmu Komunikasi
                         -DEFENISI PENGERTIAN ILMU KOMUNIKASI
                         -Ilmu Komunikasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar